Posted in Politik

Semua Ahokers(?)

Setiap saya berkunjung ke suatu tempat, ketika berbicara Pilkada Jakarta, sosok yang dibicarakan selalu Ahok. Ketika ke tempat pelanggan, saya ditanya oleh pelanggan, “kamu ahokers?”, kemudian dia lanjut mengecam Ahok. Lalu di tempat saudara, tidak jauh berbeda isinya.

Jadi kepikiran, kalau tidak suka, kenapa Ahok selalu diomongin? Apa tidak bosan? Jangan-jangan semua orang adalah Ahokers.

Continue reading “Semua Ahokers(?)”

Posted in Teknologi

Aplikasi Bagi Pengguna Transportasi Umum

Republik angkot. Kecuali Jakarta, transportasi selain angkot, seperti Kereta Rel Listrik (KRL) dan Transjakarta sudah keren. Informasi rute mudah didapat. Beda dengan angkot. Mau tanya ke Google pun sering tidak jelas.

Sayangnya, sebagian besar cakupan wilayah belum dilayani KRL/Transjakarta. Sering kali mau berkunjung ke tempat A, bingung mau naik apa.

Ada 2 solusi mudah dan murah. Yang pertama menggunakan ojek online. Yang kedua menggunakan aplikasi Trafi.

Solusi pertama sih tidak perlu dijelasin. Nah kalau Trafi, menurut saya ini aplikasi yang keren.

Jadi ini aplikasi penunjuk arah bagi pengguna transportasi umum. Kalau saya mau ke tempat A, dikasih informasi harus naik angkutan umum apa saja. Yang makin menarik, ada banyak alternatif. Mau yang tercepat, termurah atau alternatif yang lainnya. Rute angkot pun ada loh. Keren!

Posted in Teknologi

Kadang DNSCrypt Ngadat

Gue tidak jago dengan Linux. Ketika ada masalah dengan Linux, gue langsung cuekin. Sama halnya ketika sudah sukses memasang DNSCrypt tapi kadang bisa mengakses internet, kadang bengong. Gue balik menggunakan pengaturan standar kalau sudah bengong internetnya.

Cuma lama-lama penasaran juga. Ketika internet bengong, jalankan perintah di Terminal untuk mengetahui DNSCrypt sudah berfungsi atau belum:

systemctl status dnscrypt-proxy.service

Kalau ternyata muncul informasi DNSCrypt belum berfungsi, lanjutkan dengan perintah ini:

sudo systemctl start dnscrypt-proxy.service

Balik lagi ke ketik perintah awal untuk mengetahui statusnya. Internet sudah bisa diakses kalau statusnya seperti ini:

screenshot-at-2017-02-27-15-14-45

Sempat membaca solusi untuk masalah kadang berfungsi/tidak berfungsi DNSCrypt. Tapi nanti saja dipraktekkannya. Solusi yang sekarang belum mengganggu. *males kalau nanti malah error lebih jauh, biasanya sih begitu*

Posted in Ekonomi

Bank Favorit

Kriteria utama saya ketika memilih menyimpan uang di sebuah Bank adalah bebas biaya bulanan. Tidak pernah mengharapkan hasil dari pendapatan bunga. Karena bunga bank sangat kecil dan uang yang disimpan juga sedikit. Tidak bisa menutupi biaya bulanan. Menyebalkan rasanya uang yang disimpan malah berkurang karena biaya bulanan.

Untuk kriteria ini, sebagian besar bank mempunyai produk yang namanya Tabungku. Jadi tidak kesulitan untuk memilih bank.

Kemudian saya berencana menggunakan bank untuk berwirausaha istri saya. Berarti saya mencari bank yang selain bebas biaya bulanan, juga mempunyai fitur internet banking. Setelah googling dan menyasar ke blog tabunganbank.blogspot.com, memutuskan untuk membuka rekening tabungan di BNI Syariah.

Saya membuka tabungan Hasanah. Ada dua jenis Hasanah, Wadiah dan Mudharabah. Wadiah tanpa bagi hasil dan tanpa biaya bulanan. Sedangkan Mudharabah ada bagi hasil dan ada biaya bulanan. Saya memilih Hasanah Wadiah.

Cerita tidak sampai disini. Setahun kemudian…

Istri saya berencana beriklan di Instagram. Ada dua pilihan pembayaran, kartu kredit atau transfer bank. Saya sudah mencoba transfer bank melalui internet banking dan ATM tapi selalu gagal. Alternatifnya menggunakan kartu kredit tapi tidak punya.

Lalu saya tahu tentang Virtual Credit Number. Jadi ini semacam kartu kredit virtual untuk pengguna kartu debit. Di BNI konvensional ada fitur ini tapi saya tidak tahu di BNI Syariah. Sempat googling lagi tapi tidak ada informasi. Akhirnya nekad dan ternyata ada fitur ini bagi nasabah BNI Syariah.

Kalau dirangkum, ini kelebihan produk Hasanah (Wadiah) BNI Syariah:

  • Tidak ada biaya bulanan
  • Ada internet banking dan SMS banking
  • Ada Virtual Credit Number (VCN)

Banyak keuntungannya ya. Sekarang ada juga produk menarik namanya Jenius dari BTPN.

Posted in Ekonomi, Teknologi

Ada VCN di Debit BNI Syariah

VCN (Virtual Credit Number) itu seperti namanya, yaitu kartu kredit virtual. Fungsinya juga sama kayak kartu kredit. Ini fasilitas dari kartu debit yang ingin difungsikan seperti kartu kredit.

Saya nasabah BNI Syariah. Selama ini saya tahu kalau fasilitas VCN ada di BNI konvensional. Tapi untuk BNI Syariah, googling kesana-kesini, informasinya simpang siur.

Akhirnya barusan mencoba mengajukan VCN untuk pembayaran ke Instagram untuk promo bisnis istri . Setelah sebelumnya mencoba membayar melalui internet banking dan ATM gagal.

Dan ternyata BISA! Kartu debit BNI Syariah bisa memanfaatkan fasilitas VCN! Untuk pengajuan VCN akan dikenakan biaya pulsa Rp2.000.

Posted in Uncategorized

Resolusi 2017

Tema yang garink. Banyak orang yang pasti bikin target-target yang mau dicapai tiap tahun baru. Tapi tetap saja membuat tema ini.

Saya belum pernah membuat target diawal tahun selama ini. Saya termasuk yang hidupnya selow. Terima saja apapun yang didapat.

Cuma sekarang benar-benar tidak betah dengan pekerjaan. Cara kerjanya konyol. Sudah banyak pegawai yang mengundurkan diri. Tapi para bos tidak merasa ada yang salah dengan kondisi ini. Yowes. Sepertinya bakal menyusul mereka mengundurkan diri.

Mudah-mudahan tahun ini ada pekerjaan baru yang kecantol. Atau berwirausaha(?). Amiiiiiin!

Wish me luck.