Posted in Politik

Semua Ahokers(?)

Setiap saya berkunjung ke suatu tempat, ketika berbicara Pilkada Jakarta, sosok yang dibicarakan selalu Ahok. Ketika ke tempat pelanggan, saya ditanya oleh pelanggan, “kamu ahokers?”, kemudian dia lanjut mengecam Ahok. Lalu di tempat saudara, tidak jauh berbeda isinya.

Jadi kepikiran, kalau tidak suka, kenapa Ahok selalu diomongin? Apa tidak bosan? Jangan-jangan semua orang adalah Ahokers.

Wong saya yang mendukung Ahok saja sampai bosan. Linimasa Twitter yang isinya Ahok, baik yang menolak maupun yang mendukung, saya unfollow akunnya satu persatu.

Ahok kan bukan calon tunggal. Mbok ya diobrolin kelebihan calon lain. Kan ini lebih bagus dibanding menjelek-jelekkan Ahok. Itu juga kalau sesuai faktanya. Kalau salah, berarti sudah fitnah.

Daripada ngomongin Ahok bakal bikin Jakarta seperti Singapura, mending ngomongin DP 0%. Daripada ngomongin Ahok Cina, mending ngomongin Arab. Daripada ngomongin Ahok kafir, mending ngomongin haji. Atau bisa ditambahin hal-hal bagus lainnya.

Kalau ngomongin kebaikan calon sendiri, ikut menjaga lidah dan hati bersih. Hidup terasa tentram. Bagus buat diri sendiri juga. Kalau isinya menghujat apalagi fitnah, bisa dosa. Belum lagi kalau ternyata Ahok menang, bisa sakit jiwa. Padahal seperti saya, bisa milih pun juga tidak. Wong beda provinsi. Tidak perlu berlebihan. Andai Ahok kalah, ya rapopo. Ahok menang, yo uwes.

Jadi, kalau tidak mau menjadi Ahokers, mulai lah membicarakan kelebihan Anies. Googling rekam jejak dan programnya. Sebarkan. Jadilah ANIESER.

Advertisements

2 thoughts on “Semua Ahokers(?)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s