Posted in Uncategorized

Token Listrik Prabayar

“Masalah kedua, saat mereka beli pulsa Rp 100 ribu, listriknya hanya Rp 73 ribu. Kejam sekali itu 27 persen disedot oleh provider yang setengah mafia,” kata Menteri Rizal Ramli.

Mirip seperti ini pemikiran gue ketika pertama kali gue mengisikan token listrik milik bude di Depok. Angka yang tercantum di kotak meteran listrik adalah nilai rupiah. Bude juga mengira hal yang sama.

Lalu gue iseng membaca kuitansi pembelian token. Ternyata di lembaran tercantum nominal kWh. Baru tersadar ternyata yang tercantum di meteran listrik adalah dalam kWh.

Rumusnya mudah saja asal sudah tahu harga per kWh (kayaknya bisa dilihat disitus PLN):

[nilai pembelian] / [harga per kWh] = [jumlah kWh yang didapat]

Untung gue sudah tahu perhitungan token beberapa bulan yang lalu sebelum heboh kasus token ini. Jadi tidak terpancing emosi kepada PLN karena omongan bapak menteri.

Seharusnya bapak menteri meralat dan mengakui kesalahan supaya situasinya jelas. Masyarakat juga jadi mengerti. Karena gue yakin banyak yang salah mengerti dengan nilai yang tercantum di meteran listrik.

Dan kemudian seharusnya yang diomongin bukan biaya admin, tetapi tarif per kWh. Biaya admin paling cuma Rp2.000. Itu pun tidak beda antara biaya admin listrik prabayar dan pascabayar. Sedangkan efek naik terusnya tarif per kWh membuat tagihan rumah yang dulu Rp300.000-an, sekarang menjadi Rp500.000-an. Mbok ya ini yang diperjuangkan untuk diturunkan. Hiks.

One thought on “Token Listrik Prabayar

  1. Ayo Bapak-bapak yang terhormat marii kita turunkan tarif dasar listrik er KWH, tolong perjuangkan kami yang dikatakan ketika kampanye memperjuangkan “wong cilik”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s