Posted in Uncategorized

Ditodong Sumbangan (Lagi)

Ketika pulang dari Botani, menuju ke terowongan penyeberangan bawah tanah depan IPB, gue dicegat seseorang dari organisasi/yayasan yang berhubungan dengan pemberian bantuan terhadap penderita jantung. Duh apa ya namanya.

Awalnya gue santai saja. Sudah biasa dicegat oleh orang-orang Unicef dan WWF. Santai karena mereka biasanya meminta sumbangan kepada yang memiliki kartu kredit sedangkan gue tidak punya. Hi hi hi.

Tapi kali ini berbeda. Dia langsung memberikan boneka untuk gue pegang. Lalu menjelaskan panjang lebar. Intinya, dia menjual boneka yang hasil penjualannya untuk membantu pengobatan penderita jantung. Gue ditanya “mau ambil berapa? 1, 2 atau 3? Harganya Rp100.000”. Gue, “heh?”.

Dalam hati gue ngomong, “mbak mbak, gue saja mau menuju stasiun Bogor dengan berjalan kaki biar menghemat beberapa ribu rupiah ongkos angkot. Lah si mbak malah nodong Rp100.000”.

Menurut gue, si mbak ini salah lokasi meminta sumbangan. Buat orang-orang yang melalui jalan itu, uang Rp100.000 sangat berharga. Seharusnya mereka pindah ke lokasi orang-orang kaya berkumpul seperti tempat parkir atau hotel.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s