Posted in Uncategorized

Lumens

Selama ini kalau gue membeli lampu, yang menjadi patokan adalah watt. Kalau ada lampu yang sudah rusak, gue membeli lampu pengganti dengan watt yang sama dengan lampu rusak tadi.

Gue baru tahu kalau untuk mengukur terangnya cahaya yang dihasilkan ada satuannya yaitu lumens (LM). Di pembungkus lampu sudah tercantum jumlah lumens yang dihasilkan.

Berpatokan watt bisa membuat rancu. Salah satu faktor pembuat rancu adalah teknologi. Dengan watt sama, lumensnya bisa lebih besar.

Ngomongin lampu soalnya beberapa hari yang lalu membeli lampu. Dan gue masih berpatokan ke watt. Hari ini tercerahkan setelah melihat grafik diatas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s