Posted in Uncategorized

Cet Macet

Situasi didepan terminal Pinang Ranti
Situasi didepan terminal Pinang Ranti

Kemarin lewat terminal Pinang Ranti. Situasi lalu lintas tidak bergerak. Tidak ada satu pun polisi yang mengatur lalu lintas. Anjrit parah banget. Biasanya gue lewat tol. Tapi di tol pun situasi lalu lintas tidak berbeda, macet panjang. Diputuskan lewat Pondok Gede dan ternyata macet juga.

Sudah sejak lama tidak tahan mengendarai sendiri kendaraan. Stres sudah pada level maksimal. Kereta Rel Listrik (KRL) sudah menjadi transportasi idaman. Karena ada tugas yang mengharuskan mengendarai mobil lagi.

Rasanya pengen dijual saja mobil yang ada di garasi. Makin puyeng pas tahu mau beli mobil satu lagi. Punya mobil tuh malah harus berkorban WAKTU, UANG dan TENAGA. Harus bersiap-siap sejam lebih awal dan selesai paling akhir, bayar ini itu (parkir, tol, pajak dan bensin) dan macetnya itu lho. Super deh. Mau gila? Punya mobil dan kendarai sendiri deh.

Kendaraan yang paling enak tuh sepeda. Hemat, capek tapi sehat. Sayangnya tidak banyak yang menyediakan area parkir khusus sepeda. Bahkan satpam pun tidak bersahabat kepada pengendara sepeda.

Berharap banget mobil yang ada di garasi dijual. Minimal berganti jadi motor.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s