Posted in Kesehatan

Obat Sakit Gigi II

Melanjutkan cerita tentang sakit gigi sebelumnya.

Setelah meminum Mefinal 500, 12 jam setelahnya sakit gigi terasa lagi. Cenat-cenut banget. Minum lagi obat itu. Dan ini stok terakhir yang gue punya. Kejadian yang sama terulang, 12 jam setelahnya cenat-cenut lagi.

Curiga ada infeksi atau bakteri di gigi yang sakit. Sedangkan obat tadi hanya menghilangkan nyeri. Kalau infeksi atau bakteri tidak ‘dibunuh’, ya akan tetap muncul lagi kan.

Daun sirih di halaman depan rumah
Daun sirih di halaman depan rumah

Lalu gue berinisiatif mencoba hal yang baru. Di halaman depan rumah ada banyak daun sirih merah. Sepengetahuan gue, daun sirih ada antiseptik. Mungkin infeksi/bakteri bisa ‘dibunuh’ dengan daun ini. Dan digabungkan dengan garam yang disarankan oleh teteh cantik. Hasil googling, katanya garam bisa menghilangkan nyeri.

Begini cara gue mengolah daun sirih merah + garam untuk mengobati sakit gigi:

Dua lembar daun sirih merah direbus dengan setengah gelas air. Tidak perlu lama, sampai mendidih saja. Tuangkan ke gelas. Tambahkan satu sendok teh garam. Lalu diaduk. Tunggu sampai sedikit hangat. Kumur-kumur deh.

Setelah tiga kali berkumur (pagi, siang dan malam), sakitnya sudah tidak muncul. Kayaknya sih percobaan gue sukses. Tapi untuk pastinya, gue lihat perkembangan seharian ini. Kalau tidak muncul lagi sakit gigi, berarti memang sukses percobaannya. Berdoa!

UPDATE:

Selain sukses mengobati sakit gigi, ramuan ini juga bisa mengatasi gusi bengkak!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s