Posted in Uncategorized

Tidak Ingin Berwisata Di Indonesia

Ada seseorang yang bercerita, sebelum berwisata keluar negeri, dia ingin jalan-jalan kebeberapa tempat di Indonesia dulu. Ada juga yang bilang alam Indonesia indah banget, tidak kalah oleh alam luar negeri.

Sedangkan gue, tidak ada tempat di Indonesia yang menarik minat untuk dikunjungi. Lebih memilih ‘terbang’ ke Singapura dibanding ke Bali. Ini dia alasannya;

Tidak suka alam, lebih memilih hasil cipta manusia.

Gue lebih suka merasakan kereta cepat Shinkansen dibanding berjemur dipantai. Gue lebih suka ke museum dibanding melihat kawah gunung. Intinya sih gue lebih suka melihat kebudayaan, teknologi atau apalah yang merupakan ciptaan manusia.

Indonesia tentu punya juga hal-hal seperti ini. Tapi kenapa gue tidak tertarik karena masih ada lagi alasan-alasan lainnya. Simak ya.

Kemudahan dan kepastian biaya transportasi.

Sebelum masuk taksi Blue Bird ke Bandung, dulu naik taksi harus melakukan tawar menawar. Tarif tidak pasti dan bisa jadi jatuhnya mahal. Angkot, transportasi umum yang banyak digunakan di Indonesia juga tidak jauh berbeda. Bikin males kan.

Gue bakal mengunjungi tempat yang transportasinya bagus. Biayanya juga pasti. Biasanya ini hanya bisa ditemui di negara-negara maju. Terutama negara yang memiliki transportasi kereta api yang bagus. Makanya didaftar negara-negara yang yang ingin gue kunjungi, tidak ada negara-negara miskin atau berkembang disana.

Salah satu nilai plus ketika sepeda bisa dengan mudah digunakan. Baru-baru ini gue melihat salah satu episode dari DigitalRevTV di youtube. Mereka sedang berkunjung ke Belanda. Kelihatannya sepeda banyak digunakan disana. Dan sekarang Belanda masuk dalam daftar gue.

Ketertiban.

Ada yang pernah ke Candi Borobudur? Sewaktu gue kesana, banyak pedagang asongan yang memaksa pengunjung untuk membeli dagangannya. Selama berjalan menuju pintu masuk candi diikutin terus. Pusing kepala jadinya.

Terus di Puncak, Bogor. Sepanjang jalan banyak banget bangunan-bangunan semi permanen. Mending bagus bangunannya, ini mah jelek, dan banyak pula. Mengganggu pemandangan.

Dan tidak ketinggalan, ketika ada keramaian, sampah pun mudah sekali ditemui.

Gue suka ketempat yang teratur. Orang membuang sampah di tong sampah. Bersih. Jualan ditempatnya. Mengantri. Enak kan rasanya walau berwisatanya hanya jalan kaki.

Hmm, apalagi ya. Kayaknya segitu saja dulu. Nanti kalau ada yang lain bakal ditambah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s