Posted in Teknologi

Kenapa Harus Di Asterisk

Gue bingung, kenapa ada orang yang ngetwit, beberapa bagian isinya diberi asterisk? Padahal gue yakin semua orang yang membacanya pasti tahu kata yang dimaksud.

Contohnya kayak penggunaan asterisk ketika sedang mengumpat f*ck. Atau memberikan asterisk di merk produk, ketika memberikan pujian atau kekesalan.

Padahal Twitter atau secara umum Internet jauh lebih bebas dibanding media lain seperti televisi atau radio. Gue suka sebal ketika sedang menonton film ada hal-hal yang disensor terutama ketika ada adegan intim. He he. Bahkan sekarang lebih ketat lagi. Adegan merokok sudah mulai disensor. Bahkan kata “rokok” di subtitle juga disensor dengan cara di blur.

Makanya aneh jadinya ketika ada orang menyensor sendiri twitnya. Ketika dibatasi, pengen bebas. Ketika bebas, ingin membatasi diri. Eh tapi ini anggapan gue terhadap orang itu sih. Bisa jadi dia tidak ada masalah dengan penyensoran.

Daripada pakai asterisk, lebih asyik #nomention.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s