Posted in Kuliner

Dikira Punah

Talok

Gue mengenal buah kecil merah yang super duper manis ini sebagai Talok. Orang lain ada yang menyebut Ceri atau Kersen. Sewaktu masih tinggal di Yogyakarta tahun 1980-an, sering makan buah ini karena pohonnya banyak bertebaran.

Sejak pindah ke Jakarta, tidak pernah makan talok lagi. Pesatnya pertumbuhan jumlah rumah membuat gue mengira pohon buah ini sudah punah. Sampai suatu ketika ada sekotak talok diatas meja. Ternyata buah ini didapat dari halaman belakang tetangga sebelah yang ranting pohon taloknya melintasi dinding halaman rumah gue.

Dugaan gue semakin salah ketika gue mengetahui ada beberapa pohon talok yang tumbuh disepanjang jalan dekat rumah. Bahkan dibeberapa tempat yang gue kunjungi, pohon talok berbuah lebat. Yummy!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s