Posted in Film

Blood: The Last Vampire

Berhubung 2 minggu yang lalu gue mau nonton di Blitz Megaplex (TerasKota BSD), gue cari info mengenai film-film yang sedang tayang disana. Pilihan gue jatuh ke Blood: The Last Vampire.

Alasan utamanya, gue sudah rada bosen nonton film-film Hollywood. Dan alasan kedua, bintang utama film itu adalah bintang Korea, Jeon Ji-hyun. Tapi nama asli dia di film tersebut berubah menjadi Gianna Jun (biar gampang diingat kali yah). Yup, gue suka dengan film dan bintang film Korea.

Secara garis besar, ceritanya mirip dengan filmnya Wesley Snipe, Blade. Jadi film ini bercerita tentang Vampire yang membasmi Vampire. Nah pembasmi Vampire ini yang diperankan oleh Jeon Ji-hyun.

Ceritanya sih biasa banget. Ya sepertinya sih ini memang film laga. Dari awal sampai akhir, diisi oleh aksi-aksi laga yang seru. Tapi walaupun begitu, menurut gue sih ceritanya terlalu sederhana.

Kalau gue perhatikan, cara penyutradaraannya mirip dengan film Sin City. Okeh banget. Buat yang satu ini, gue suka.

Film ini juga banyak menggunakan spesial efek. Lumayan juga efek-efek yang dibuat. Tapi ada satu efek yang sangat mengganggu, yaitu efek darah ketika sedang berantem. Duh garink banget. Apalagi sering banget efek ini digunakan. Nggak banget deh pokoknya.

Kesimpulannya, film ini film laga biasa. Nggak istimewa. Yang gue suka, penyutradaraan ala Sin City dan ada si cantik Jeon Ji-hyun. Cerita dan efeknya (terutama efek darah) garink.

[xrr rating=2/5]

5 thoughts on “Blood: The Last Vampire

  1. Ini kan film anime jepang tahun 2000 yg dibuat live actionnya dalam versi korea.

    Ga heran sih kalo ada efek darah, soalnya emang film2 asia timur terutama jepang termasuk anime yg bergenre horror/thriller emang terkenal kesadisannya, termasuk adegan-adegannya, aku juga sering ga tahan kalo liat film2 jepang yg bergenre kayak gitu😛

  2. Ho-oh, bener banget bro. Pas gue googling, memang ini dari anime Jepang.

    Tapi efek darahnya jelek banget. Coba deh nonton. Gak banget. hihihi.

  3. Mungkin malah bagusan versi animenya..

    Efek darahnya gimana? ga natural gitu kah? Kalo di film2 Jepang sih keliatan natural banget *jangan sambil makan kalo liat, hehehe*

    Sayangnya film2 asia non mandarin ga pernah tayang di bioskop2 semarang, ga laku disini😛

  4. @siasis
    Weh, kan gue cuma ngasih 2 bintang. Kok dibilang keren? Tapi selera orang memang beda2 sih…😀

    @ShadowX
    Yup, gak natural banget.

    Btw, film ini kan bukan produksi perfilman asia. Tapi juga bukan hollywood juga sih.😛

    Ya udah, gue doain Blitz suatu hari masuk Semarang. hehe.😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s