Posted in Politik

Golput? Not My Style

Segar! Habis mandi nih. Rasanya jadi pengen nge-blog. Kali ini kayaknya pengen ngomongin hal yang rada serius. Biar kelihatan rada dikit pinter. Keliatan doang, hehehe.

Semakin mendekati pemilu kok gue semakin banyak mendengar orang yang nggak mau nyoblos ya, alias Golput (Golongan Putih). Mulai dari teman sekitar sampai lihat di beberapa forum. Alasannya ada berbagai macam.

Mungkin makanya ini yang membuat banyak peserta pemilu yang khawatir dengan hal ini. Sampai-sampai ada yang mengutarakan tentang fatwa haram untuk golput.

Tapi buat gue sendiri sih, gak akan golput. Ada 3 hal yang menjadi pertimbangan gue tidak akan golput, yaitu:

  1. Pemilu menggunakan uang rakyat yang besar. Sayang banget kan uang yang digunakan itu terbuang dengan percuma karena tidak digunakan. Dari yang gue baca, dana yang harus dikeluarkan untuk penyelenggaraan pemilu 2009 nanti adalah sebesar Rp. 6,67 Triliun! Apa kita sudah kaya sehingga uang sebanyak itu tidak dimanfaatkan dengan baik?
  2. Kertas suara tidak digunakan, bisa dimanfaatkan oleh orang lain untuk berbuat curang. Bisa saja kan ini terjadi. Seandainya nanti kita nggak datang ke TPS buat memilih, siapa tahu ada yang berpura-pura menjadi kita dan mencoblos partai tertentu yang bukan merupakan pilihan kita.
  3. Keajaiban harus diusahakan! Dari yang gue dengar alasan orang yang memilih golput karena mereka kecewa dengan partai dan pemerintah. Tapi, dengan golput apa yang akan terjadi? Apa keadaan menjadi lebih baik? Dengan memilih kan kita bisa menentukan orang yang benar-benar bagus. Ingat kita memilih orang, bukan partai. Dan pilihannya sangat banyak. Jadi masak sih nggak ada yang baik satupun. Gue yakin ada. Trus apa dengan memilih keadaan akan menjadi lebih baik? Bisa iya, bisa juga tidak. Tetapi yang pasti, dengan memilih, kita memiliki peluang untuk lebih baik. Sedangkan dengan golput, ya peluang itu adalah NOL.

Jadi kesimpulannya, let’s vote! Do something is better than not do something. Yeah!😀

9 thoughts on “Golput? Not My Style

  1. Ralat dikit !!
    2. Dengan tidak datang ke TPS, peluang ada orang yang berpura2 jadi kita rasanya nyaris nol karena ada kartu pemilu dan bagaimana dia tau kita golput, jadi secara statistik hal itu mustahil.
    3. Secara fair saja, mayoritas partai itu cuma obral janji, tapi mari berpikir positif, anggap saja cuma 50% calon pemimpin yg ga benar.

    2&3 = kesimpulan
    Dengan ikut pemilu, gw punya andil membuat rakyat mendapat pemimpin yang salah dengan peluang 50%
    Sementara dgn golput gw punya andil dalam menyebabkan rakyat memilih pemimpin yang salah dgn peluang 1/jumlah peserta pemilu = nyaris 0%

    :kakaka:

  2. 2. Dengan tidak datang ke TPS, peluang ada orang yang berpura2 jadi kita rasanya nyaris nol karena ada kartu pemilu dan bagaimana dia tau kita golput, jadi secara statistik hal itu mustahil.

    Nggak mustahil bro. Pernah ada kasus di pilkada Banten kemaren. Dimana ada pihak2 yang memanfaatkan kartu pemilih yang tidak melakukan pemilihan. Kalo gak salah, mereka gak mengambil kartu pemilih tersebut.

    Dengan ikut pemilu, gw punya andil membuat rakyat mendapat pemimpin yang salah dengan peluang 50%
    Sementara dgn golput gw punya andil dalam menyebabkan rakyat memilih pemimpin yang salah dgn peluang 1/jumlah peserta pemilu = nyaris 0%

    Statemennya gue rasa kebalik. Seharusnya, dengan golput, berapa peluang memilih pemimpin yang BENAR? Pasti NIHIL.

  3. Ya itu memang konsekuensi dengan tidak melakukan sesuatu. Tapi juga perlu diingat, dengan gak memilih, elo juga kehilangan kesempatan untuk mendapatkan pemimpin yang benar, kehilangan kesempatan untuk mendapatkan keadaan yang lebih baik.

    Nah ini yang gue kejar dit, yaitu “kesempatan/peluang jadi lebih baik”.

  4. lah kata siapa gw golput, gw udah punya pilihan koq, tapi nampaknya dia ga jadi capres tahun ini (kalo bener baru gw golput, ga percaya ma yang laen).
    Cuma memandang dari sudut laen aja ih

  5. Kan maksud gue dengan “elo” itu menunjuk ke orang yang golput, bukan elo dit. *ngeles* :p

    O iya, pemilu bukan cuma pilpres lho. Ada buat legislatif dan DPD juga. Makanya, jangan golput pas pemilihan caleg, karena mereka ini kan mempengaruhi siapa capres yang maju di pilpres.

    Emang sapa sih capres yang lo pengen pilih dit? *penasaran*😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s