Posted in Kasus Penipuan

Hati-Hati Di Puncak

Sebenernya kejadian ini sudah lama banget. Mungkin sekitar tahun 2000an. Jaman gue masih kuliah. Gue kira kejadian ini sudah nggak ada lagi. Tapi baru-baru ini kok ada stasiun tv yang membahas mengenai kejadian yang gue alami. Jadinya gue berkesimpulan, kejadian ini masih ada. Gue cerita lagi biar orang yang ingin melewati Puncak tidak tertipu oleh orang-orang ini.

Begini ceritanya…

Awal-awal gue masih kuliah dulu, mungkin sekitar tahun 2000an, gue mau jalan-jalan sama (ex) pacar ke Bandung. Berhubung dulu, jalan yang gue tahu menuju ke Bandung adalah lewat Puncak (tol cipularang dulu belum jadi), ya gue lewat Puncak dong. Sebenarnya sih males juga, soalnya mobil “antik” gue suka ngos-ngosan kalau lewat tanjakan. hu hu hu.

Di awal-awal perjalanan sih masih oke-oke saja. Pokoknya asik deh. Nah baru setelah melewati Puncak Pas, kejadian aneh muncul. Pacar gue ngomong ke gue, ngasih tahu kalau ada orang-orang di jalan yang nunjuk-nunjuk ke mobil kami. Gue tadinya nggak perhatiin. Soalnya lagi konsentrasi nyetir. Eh pas gue perhatiin, kok benar apa yang diomongin dia. “Wah ada apa nih?”, dalam hati gue. Langsung saja gue berhenti dan keluar. Dan… wah ternyata rem gue berasap!

Bingung juga gue saat itu. Nggak lama kemudian ada orang yang nyamperin dan menawarkan bantuan. Trus rem gue di bongkar dan kemudian mereka bilang kalau rem yang rusak mau diganti, biayanya Rp. 400 ribu. Wah gue nggak ada duit segitu (maklum masih mahasiswa😀 ). Sebenarnya ketika lagi dibongkar, pacar gue curiga kalau ini penipuan. Cuma berhubung gue masih lugu dan nggak mau ngambil resiko, ya biar saja lah. Tapi ya gara-gara gue nggak ada duit sebanyak itu, akhirnya hanya karetnya doang yang diganti dan itu membayar Rp. 100 ribu.

Ternyata rem gue nggak apa-apa walaupun yang diganti hanya remnya. Padahal sebelumnya para penipu itu ngomong beberapa item yang harus diganti. Ah dodol. Dan yang bikin lebih bete adalah sehari setelah kejadian itu, di milis ada yang ngasih tahu untuk berhati-hati kalau lewat puncak. Arggg…..!!!

Jadi, kalau lewat Puncak, terutama setelah Puncak Pas (yang menuju ke arah ke Bandung), kudu hati-hati. Seandainya ada orang yang nunjuk-nunjuk ke mobil elo, CUEKIN SAJA!

O iya, gue baru ingat. Kayaknya para penipu ini memang masih ada. Soalnya kalau nggak salah, sewaktu gue ke perumahan Kota Kembang pada bulan Oktober/November, masih ada orang yang nunjuk-nunjuk ke arah mobil gue. Untungnya gue sudah punya pengalaman kayak gini, jadi gue cuekin saja. Anehnya kok orang-orang ini nggak ditangkap sama polisi sih!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s