Posted in Bandung

Bandung Undercover: Kos

Seri Bandung Undercover 2008: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7

Ini adalah seri terakhir dari Bandung Undercover 2008 yang fenomenal. hua ha ha. Tempat terakhir yang gue kunjungi adalah kos-kosan gue. Sebenarnya gue pernah beberapa kali pindah kos. Tapi yang paling nyaman adalah kosan gue yang terakhir. Jadi hanya kesana tujuan gue.

Untuk mencapai kosan gue dari Masjid Salman ITB lumayan jauh. Mungkin sekitar 5 kali jarak Unpad – Masjid Salman. Tapi nggak apa-apa. Karena sudah istirahat dan minum yogurt. Jadi fit lagi kondisinya. Walaupun kaki rada sakit (melepuh). Sepanjang perjalanan, banyak sekali orang jakarta yang berbelanja. Karena memang disepanjang jalan Juanda ini banyak factory outlet.

Simpang Dago

Nggak terasa sampai juga di Simpang Dago. Dan nggak jauh dari Simpang Dago ada gang kecil. Nah lewat situlah kalau mau ke kosan gue. Gang tersebut hanya permulaan, karena masih banyak gang-gang lagi yang musti dilewati. Hanya yang memiliki daya ingat yang kuat yang bisa menghafal jalur ini. he he he.

Gang 1

Gang 2


Setelah melewati beberapa gang, akhirnya sampai juga ke kosan yang dulu gue tempati sewaktu masih kuliah. Nggak banyak yang berbeda. Masih ada TK. Yup, di kosan gue ada TK lho. Dan ngekos disini nggak bakalan bangun siang. Karena tiap pagi pasti bakalan ramai dengan teriakan anak-anak kecil. Pernah anak-anak tersebut ngintipin gue. Untung nggak lagi ngapa-ngapain. *phuff*

Pengen masuk kedalam, tapi kayaknya ibu kos lagi banyak tamu. Sambil lalu saja akhirnya gue kesini.

Kos-kosan gue!

Tuntas deh jalan-jalan kali ini. Sehabis dari kos-kosan langsung gue menuju ke stasiun kereta api lagi buat balik ke Jakarta. Pengen ngelanjutin jalan kaki tapi setelah gue lihat ke jam, kok kayaknya nggak akan sempat. Yo wes, gue memutuskan naik angkot yang warna biru (Caringin). Ada angkot satu lagi yang warna ungu (Tegalega) tapi kalau naik yang ini bakalan kena macet di Cihampelas.

Untung keputusan gue naik angkot yang biru tepat. Sepanjang jalan yang dilewati lancar. Bahkan gue kayaknya naik angkot yang tepat soalnya biasanya angkot ini suka ngetem didepan BEC. Tapi ternyata nggak ngetem. Hore. Akhirnya 15 menit sebelum kereta api Parahyangan berangkat, gue sudah sampai di stasiun. Ternyata di stasiun Bandung lagi ada sesuatu yang berbeda. Ada acara musik. Lumayan juga idenya. Tapi gue nggak bisa lama-lama karena harus segera naik ke kereta api.

Konser musik di Stasiun Bandung

Di dalam kereta api, sempat ada yang salah duduk. Dia duduk di kursi gue. Tapi masalah berhasil terselesaikan. Ahhh…lega. Selesai juga perjalanan hari ini. Capek banget tapi senang banget!!

Bye bye Bandung…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s