Posted in Bandung

Bandung Undercover: The Mall

Seri Bandung Undercover 2008: 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7

Akhirnya sampai juga di Bandung. Wah benar-benar berasa banget perbedaan cuaca disana dengan di Jakarta. Dingin euy! Seger banget rasanya.

Setelah turun dari kereta, langsung saja gue memutuskan buat menuju BEC. Seperti biasa, gue jalan kaki. Rutenya melalui Cicendo. Btw, waktu awal-awal kuliah di Unpad, gue pernah nge-kos deket-deket sini. Gue nge-kos di rumahnya temen SMU. Temen gue itu namanya Ginanjar. Letaknya itu tepat diseberang Sekolah Luar Biasa. Tadinya mau gue jepret tempatnya tapi berhubung lagi ramai, gue urungkan niat gue itu.

Nggak beberapa sampai juga di BEC. BEC… tempat tongkrongan gue dulu tuh. Hampir tiap hari gue kesana. Yang pasti, tiap minggu pasti ada gue di BEC. hehe. BEC itu adalah gabungan antara Mangga Dua dan Roxy-nya Bandung. Jadi isinya Handphone dan Komputer.

BEC

Pas pertama masuk, sepertinya nggak banyak perubahan. Cuman kok panas ya didalam. Mungkin karena memang ramai banget. Atau cuaca diluar lagi dingin? Nggak tahu juga yah. Seperti biasa, disana keliling-keliling lihat komputer.

Selesai lihat-lihat komputer, gue terus naik ke lantai paling atas, ke foodcourt-nya. Mau beli sop buah. Tapi pas sampai diatas, ow ow. Ramai banget. Penuh tempat duduknya. Lho kok? Wah foodcourt-nya diperluas! Sepertinya toko-tokonya sudah dipindahin. Dilantai paling atas kelihatannya khusus buat foodcourt sekarang.

Foodcourt BEC

Nggak dapat sop buah, langsung saja deh perjalanan dilanjutkan ke BIP. Lagian nggak terlalu jauh ini. Lokasinya hanya dipisahkan sama Gramedia saja.

BIP ternyata beda banget sekarang. Dulu kayaknya kecil dan biasa banget. Sekarang sudah luas dan juga kayaknya jadi kelihatan elit. Mungkin memang harus gitu kali yah. Soalnya kan di Bandung sekarang, mall-mall sudah banyak banget. Bisa ditinggal pengunjung kalau nggak berbenah.

BIP

Yang gue suka itu, restoran di BIP ada tempat duduk diluar. Kalau ini menurut gue cocok diterapkan di Bandung. Soalnya udaranya kan nggak panas. Tapi kalau di Jakarta, ogah! hehe. Btw, gue di BIP nggak lama. Cuma masuk, naik elevator sampai lantai atas terus turun dan keluar.

Abis itu gue mau makan. Rencananya mau makan di Nasi Bakar yang ada dibelakang Gedung Sate. Nasi Bakar ini dapat komentar “maknyus” dari Pak Bondan lho.

Bersambung…

3 thoughts on “Bandung Undercover: The Mall

  1. Waduh, terakhir ke bec dan bandung januari 2008.
    Kangen deh, bec jg tmp nongkrong gw tiap minggu, nunggu ada kuis.
    Udah pernah menang hadiah dari siemen, motorolla, indosat dll
    Cm hadiah jam ato pulsa aja, tp mending lah.

  2. HUekeke… ternyata sama hobinya.😛

    Btw, emang suka ada kuis ya bro? Wah asik lumayan tuh hadiahnya. Sayang pas gue dulu belum ada acara kayak begituan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s