Posted in Anchor, Politik

Wartawan Jadi Caleg

Kania Sutisnawinata @The Host
Kania Sutisnawinata @The Host

Semalam, gue niatin buat nonton Today’s Dialogue. Karena pada episode kali ini adalah mengenai subjek yang cukup menarik yaitu wartawan jadi caleg. Sebenernya bukan itu sih yang pengen dilihat, tapi karena di episode ini, Meutya Hafid bukan menjadi pemandu acaranya melainkan menjadi narasumbernya. hehehe. Sedangkan yang menjadi host-nya kali ini adalah Kania Sutisnawinata.

Selain Meutya Hafid (GOLKAR), ada 3 lagi yang menjadi narasumber. Dua orang adalah wartawan yang juga menjadi caleg. Yaitu Teguh Juwarno (PAN) dan Hamid Basyaib (PDIP). Trus ada pengamat dari The Lead Institute, Bima Arya.

Setelah melihat ketiga wartawan tersebut tampil, yang rada meragukan menurut gue adalah Meutya Hafid. Bukan dari sisi intelektualitas dan integritas tapi dari sisi politiknya [baca: debat]. Ini terlihat ketika salah satu omongan dia didebat oleh Bima Arya. Bukannya melakukan [sedikit] perlawanan, dia malah langsung merubah omongan dia tadi. Beda halnya ketika caleg PDIP yang didebat. Argumen yang diajukannya itu mantap [mungkin memang karena dah senior kali yah…]. Mudah-mudahan sih sisi yang ini bisa diasah oleh Meutya. Apalagi di GOLKAR itu banyak politisi-politisi ulung yang dah berpengalaman banget di dunia politik.

Meutya Hafid @Caleg GOLKAR
Meutya Hafid @Caleg GOLKAR

Dilihat dari peluang Meutya jadi caleg, kayaknya sangat terbuka lebar. Selain dia berada di partai besar [GOLKAR], di partainya tersebut menerapkan sistem suara terbanyak untuk menentukan calegnya. Sama halnya dengan Teguh Juwono dari PAN. Tapi PDIP masih menggunakan nomor urut. Dan Meutya pun mendapatkan nomor urut 2 [Daerah Pemilihan Sumatera Utara 1] dibawah Drs. H. Burhanuddin Napitupulu.

O iya, salah satu yang pengen gue ketahui dari episode kali ini adalah kira-kira siapa melamar siapa. Apakah Meutya yang melamar ke GOLKAR atau GOLKAR yang melamar Meutya. Menurut tebakan gue sebelum acara ini adalah Meutya lah yang “dirayu” masuk GOLKAR. Dan ternyata bener aja tebakan gue. Meutya dengan jujur mengakui bahwa GOLKAR lah yang mengajak bergabung. Walaupun ada embel-embel bahwa sebenernya dia juga pengen. *makin sebel aja ama si brewok!*.

Sebenernya sih gak setuju, tapi ya mau gimana. Tapi setidaknya seumpamanya terpilih, bisa menambah orang-orang yang baik dan pinter di DPR. Dan selain itu, Meutya kudu kerja keras supaya gak hanya dimanfaatkan oleh GOLKAR untuk menang pemilu, tapi kudu bisa memanfaatkan balik.

Goodluck ya Meutya……!!! [dan seumpamanya gak terpilih, please, balik lagi ke dunia jurnalistik]😀

Narasumber lainnya:

The Lead Istitute
The Lead Istitute
Caleg PDIP
Caleg PDIP
Caleg PAN
Caleg PAN


6 thoughts on “Wartawan Jadi Caleg

  1. Caleg dari PDIP itu Hamid Basyaib…

    Anyway, kalo wartawannya kyk mereka. Itu mah mirip dengan strategi artis jadi caleg… berhubung mereka udah terlanjur masyhur

  2. @Zulfi
    Thanx bro infonya.

    Yup, gue juga punya pikiran yang sama. Tapi masih mending sih menurut gue kalo mereka merekrut wartawan dibanding artis. Soalnya, (kayaknya) wartawan lebih pinter hehehe…

    Tapi mudah2an sih para wartawan ini bisa memberikan kontribusi, bukan hanya menjadi pemanis buat partai. Dan juga gak akan korupsi kayak DPR yang sekarang kalo terpilih nanti.

  3. Kayaknya terlalu cepet deh… Mudah2an aja SEKARANG Metro bisa dapetin lagi moderator debat yang sekelas ama Meutya, soalnya tv SATU lagi udah mulai ngejer kualitas talkshow nya metro…Good luck!

  4. Memang menurut gue juga begitu. Tapi kalo dilihat dari sisi yang lain seperti Kepopuleran, kayaknya sih memang sekarang saat yang tepat (untuk dimanfaatkan oleh Golkar).

    Kalo pengganti Mut2, khususnya TD, saat ini dipegang ama Kania Sutisnawinata. Tapi mungkin nanti setelah Najwa Shihab balik dari studinya di Australia, acara debat bakalan diambil alih sama beliau.

  5. Setau aku nama adeknya Chantal itu Marizckha Prudence sorry kalo gw salah ketik ternyata dari dulu sampe skrg adeknya tuch pipinya cubby yah gak berubah hehe.
    Trus kalo kakanya chantal-Amanda itu lebih terlihat Indonesia nggak keliatan blasterannya.
    Mereka 3 bersaudara ceweks semuanya tapi memang yang paling cuanteeq ya .. Mbak Chantal Della, dia lebih mirip sama mamanya.
    Pesen aja buat Chantal : “Thanks yah dulu pernah minjemin gua boxy warna-warni yang lutchu” . Dia itu paling gak bisa kalo cuaca panas pasti kegerahan bangets.

  6. Lho kok nyasar kesini commentnya?:P

    Yup, nama adeknya seperti yang elo sebutkan diatas. Tapi nggak pakai “z”, melainkan “s”. Wah sepertinya mbak pernah ngobrol sama Chantal yah…. asik..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s